Breaking News

Kandang Ayam di Gladagsari Boyolali Terbakar, 25.000 Ekor Ayam Mati, Kerugian Rp2,3 Miliar

LIPUTAN KHUSUS BOYOLALI — Kebakaran hebat menghanguskan satu los kandang ayam di Dukuh Karangboyo, RT 001/RW 004, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Minggu (13/9/2026) malam.

Sebanyak 25.000 ekor ayam berusia sekitar delapan hari dilaporkan mati dalam peristiwa tersebut. Kandang milik Joko Jasmanto itu mengalami kerusakan parah dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2,3 miliar.

Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 19.45 WIB.

Saat kejadian, tiga pegawai kandang melihat kepulan asap dari arah blower yang berada di ujung timur bangunan. Tidak lama kemudian, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari trafo listrik.

"Awalnya ada tiga pegawai kandang melihat kepulan asap dari arah blower, tepatnya di ujung timur. Setelah itu terdengar suara ledakan dari trafo listrik dan langsung muncul api dan cepat membakar kandang," kata Supriyono, Senin (14/9/2026).

Ketiga pegawai sempat berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia. Namun, api justru semakin membesar. Kepulan asap yang tebal juga membuat mereka kesulitan bernapas.

Karena kondisi semakin berbahaya, para pegawai akhirnya menyelamatkan diri dan meminta bantuan petugas keamanan perusahaan di sekitar lokasi. Petugas keamanan kemudian menghubungi Damkar Boyolali dan pemilik kandang.

Damkar Boyolali mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan. Pemadaman juga mendapat dukungan satu unit truk damkar dari Salatiga, personel BPBD Boyolali, serta BPBD Kabupaten Semarang.

Petugas berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bagian bangunan lainnya.

Setelah dilakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan. Namun, satu los kandang berukuran sekitar 12 meter x 80 meter telah hangus terbakar.

Los tersebut diketahui memiliki kapasitas sekitar 25.000 ekor ayam. Seluruh ayam yang berada di dalam kandang dilaporkan mati akibat kebakaran.

"Akibat kejadian ini, sebuah los kandang ayam berukuran 12 meter x 80 meter dengan kapasitas 25.000 ekor ayam umur delapan hari dengan nominal Rp2,3 miliar," jelas Supriyono.

Kerugian material akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp2,3 miliar, yang mencakup bangunan kandang serta puluhan ribu ayam yang mati.

Tidak ada laporan korban jiwa manusia dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, dugaan awal mengenai sumber api masih perlu ditindaklanjuti. Informasi mengenai adanya suara ledakan dari trafo listrik menjadi bagian dari keterangan awal di lokasi dan belum dapat dijadikan kesimpulan final mengenai penyebab kebakaran.

Supriyono mengimbau masyarakat agar segera melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran kecil, antara lain menggunakan APAR atau peralatan pemadam yang tersedia, selama situasi masih aman untuk ditangani.

Untuk kebakaran yang berkaitan dengan tabung gas, masyarakat diminta melakukan penanganan secara hati-hati, termasuk memutus aliran listrik dan menggunakan kain atau handuk basah untuk membantu menutup bagian tabung apabila kondisi memungkinkan.

Namun, apabila api sudah membesar dan tidak mampu dikendalikan, masyarakat diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan mengutamakan keselamatan jiwa.

Jurnalis Hendri s
© Copyright 2022 - LIPUTANKHUSUS.ID