LIPUTAN KHUSUS PATI — Rencana aksi massa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 27 Agustus 2026 yang sebelumnya ramai beredar melalui media sosial dipastikan benar dan bukan hoaks.
Kepastian tersebut diperoleh Liputan Khusus setelah melakukan konfirmasi langsung kepada Mardi selaku Koordinator Utama pada Selasa (18/8/2026).
Konfirmasi ini sekaligus menjawab keraguan publik mengenai kebenaran poster ajakan aksi yang mencantumkan nama Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB) dan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Saat ditanya secara langsung melalui pesan wa apakah agenda aksi pada 27 Agustus tersebut benar-benar akan dilaksanakan, Mardi memberikan jawaban tegas.
“Siap.... Benar sekali mas,” jawab Mardi kepada Liputan Khusus.
Dengan adanya konfirmasi tersebut, informasi mengenai rencana aksi tidak lagi semata-mata bersumber dari poster yang beredar di media sosial, tetapi telah memperoleh keterangan langsung dari pihak yang mengaku sebagai koordinator utama.
Pertanyaan mengenai jumlah peserta dari Pati menjadi salah satu hal yang hingga kini belum memiliki angka pasti.
Mardi mengatakan jumlah peserta masih belum dapat ditentukan karena pendaftaran dilakukan melalui masing-masing koordinator lapangan.
“Belum bisa ditentukan mas. Kalau pendaftaran melalui korlap masing-masing,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan jumlah peserta mencapai ratusan orang, Mardi belum memberikan angka perkiraan. Namun ia menyebut antusiasme masyarakat terhadap rencana aksi tersebut cukup besar.
“Melihat antusiasme masyarakat memang banyak mas,” ujarnya.
Artinya, jumlah massa yang nantinya berangkat dari Pati masih sangat mungkin berubah seiring berlangsungnya proses pendaftaran dan konsolidasi di tingkat korlap.
Informasi menarik lainnya disampaikan Mardi terkait jadwal keberangkatan.
Sebelumnya, beredar informasi mengenai kemungkinan adanya posko di depan DPRD Pati pada 20 Agustus. Namun Mardi memberikan penjelasan berbeda.
Menurutnya, 20 Agustus 2026 menjadi momentum dimulainya perjalanan menuju Jakarta.
“Tanggal 20 kita baru mulai berangkat ke Jakarta sambil mampir-mampir di kabupaten-kabupaten sepanjang perjalanan yang kita lewati,” kata Mardi.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan massa dari Pati menuju Jakarta direncanakan berlangsung secara bertahap, dengan peserta dan korlap melakukan koordinasi di sepanjang perjalanan.
Berdasarkan materi publikasi yang beredar, aksi tersebut membawa tuntutan yang cukup keras terhadap pemberantasan korupsi.
Dua tuntutan utama yang tercantum dalam poster adalah:
1. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
2. Menuntut hukuman mati bagi koruptor.
Selain itu, aksi disebut sebagai bagian dari upaya menyuarakan aspirasi masyarakat mengenai pemberantasan korupsi, penegakan hukum, serta keinginan mewujudkan pemerintahan yang dianggap lebih bersih dan bermartabat.
Mardi menutup komunikasi dengan menyampaikan tujuan perjuangan yang dibawanya:
“Demi INDONESIA LEBIH BAIK DAN BERMARTABAT.”
Liputan Khusus akan terus memantau perkembangan konsolidasi massa dari Pati menuju Jakarta serta perkembangan rencana aksi 27 Agustus 2026.
Jurnalis Hendri S

Social Header