Breaking News

Skema Baru Haji 2026: Petugas Daerah Dipangkas, Jemaah Kini Di Paksa Lebih Mandiri dalam Ibadah


LIPUTAN KHUSUS BOYOLALI – Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menghadirkan perubahan signifikan dalam skema penugasan petugas haji daerah. Kebijakan terbaru ini menitikberatkan pada efisiensi jumlah petugas sekaligus penajaman fungsi pelayanan di Tanah Suci.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya petugas haji daerah masih berperan sebagai pembimbing ibadah, kini peran tersebut resmi dihapus. Artinya, tidak ada lagi pendamping ibadah dari unsur daerah yang menyertai jemaah selama menjalankan rangkaian haji.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Boyolali, Sauman, menegaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari penyesuaian sistem pelayanan yang lebih terstruktur.

“Tahun kemarin masih ada petugas pembimbing dari daerah. Tahun ini tidak ada lagi,” ujarnya.

Dengan kebijakan baru ini, tanggung jawab pembimbingan ibadah sepenuhnya diserahkan kepada jemaah, ketua rombongan, serta kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Hal ini menuntut kesiapan dan kemandirian jemaah dalam memahami tata cara pelaksanaan ibadah sejak sebelum keberangkatan.

Sementara itu, petugas haji daerah kini difokuskan pada dua sektor utama, yakni pelayanan umum dan pelayanan kesehatan.

Pada sektor pelayanan umum, petugas bertanggung jawab atas berbagai kebutuhan teknis jemaah, mulai dari administrasi, akomodasi, hingga koordinasi selama proses keberangkatan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Sedangkan pada sektor kesehatan, petugas berperan penting dalam memastikan kondisi fisik jemaah tetap terjaga. Tugas mereka meliputi pemantauan kesehatan, penanganan medis, serta langkah-langkah pencegahan penyakit selama ibadah berlangsung.

Perubahan skema ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan, sekaligus memastikan setiap petugas bekerja lebih fokus sesuai bidangnya. Di sisi lain, jemaah dituntut untuk lebih siap secara mandiri, baik dari segi pengetahuan ibadah maupun kondisi fisik.

Dengan sistem baru ini, pemerintah optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan tetap mengedepankan keselamatan serta kenyamanan jemaah Indonesia.

Jurnalis Hendri S
© Copyright 2022 - LIPUTANKHUSUS.ID