LIPUTAN KHUSUS SRAGEN – Aksi pencurian terjadi di rumah seorang penjual roti bakar di Dukuh Ngroto RT 002, Desa Genengduwir, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Minggu (26/4/2026) dini hari. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara membobol atap kamar mandi saat pemilik rumah sedang tertidur lelap.
Korban, Maryono (47), baru menyadari rumahnya telah disusupi maling sekitar pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, ia pulang usai berjualan roti bakar sekitar pukul 01.00 WIB dan memastikan seluruh pintu rumah telah terkunci sebelum beristirahat di ruang keluarga.
Kapolsek Gemolong, AKP Liyan Prasetyo, mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menjelaskan bahwa korban terbangun dan hendak menuju pintu belakang. Namun, ia terkejut mendapati pintu tersebut sudah dalam keadaan terbuka.
"Korban kemudian memeriksa kondisi rumah dan menemukan genting di atas kamar mandi telah terbuka. Diduga pelaku masuk melalui atap," jelas AKP Liyan.
Setelah dilakukan pengecekan, sebuah tas selempang hitam milik korban yang digantung di belakang pintu kamar diketahui hilang. Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai Rp2,5 juta, KTP, SIM A, SIM C, STNK sepeda motor Honda Astrea Grand, serta kartu ATM BRI.
Tak hanya itu, dompet milik istri korban juga ikut digondol pelaku. Uang tunai sebesar Rp300 ribu yang tersimpan di dalamnya turut raib.
Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp2,8 juta. Korban pun segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Gemolong.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua pecahan genting tanah liat serta satu tangga bambu yang diduga digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari.
Jurnalis Hendri S

Social Header