Breaking News

Keluarga Siswa SMP di Sumberlawang Tewas Krena Duwel, Keluarga Gandeng LBH Solo Justice & Peace


LIPUTAN KHUSUS  SRAGEN – Kasus Duwel yang menewaskan seorang siswa di SMP Negeri 2 Sumberlawang, Kabupaten Sragen, terus menjadi sorotan publik. Keluarga korban kini resmi meminta pendampingan hukum guna mengusut tuntas peristiwa tragis tersebut.

Perwakilan keluarga korban, Hartanto, mendatangi kantor LBH Solo Justice & Peace yang dipimpin oleh Asri Purwanti di kawasan Pabelan, Solo, pada Kamis (9/4/2026) malam. Kedatangan tersebut bertujuan untuk meminta bantuan hukum agar kasus ini dapat diproses secara adil.

“Kami dari keluarga meminta kepada Bu Asri untuk mendampingi secara hukum. Kami ingin mendapatkan keadilan,” ujar Hartanto kepada wartawan.

Ketua LBH Solo Justice & Peace, Asri Purwanti, mengaku terkejut saat menerima permintaan pendampingan tersebut. Ia menilai kasus ini sangat memprihatinkan karena terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa.

“Kami sempat menanyakan apakah sudah ada kuasa hukum, ternyata belum. Saya juga sudah menghubungi ayah korban. Beliau sebenarnya sudah meminta secara pribadi, namun belum bisa hadir karena masih dalam suasana tahlilan,” jelas Asri.

Korban diketahui bernama Wisnu Adi Prasetyo, seorang siswa SMPN 2 Sumberlawang yang tinggal di Dukuh Gulan RT 13, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen. Ia diduga menjadi korban penganiayaan oleh teman satu sekolahnya sendiri.


Sementara itu, pelaku berinisial DTP, yang juga merupakan siswa di sekolah yang sama, diketahui berasal dari Dukuh Tanjungsari, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang.
Kasus ini menyita perhatian masyarakat luas, mengingat kekerasan yang berujung kematian terjadi di lingkungan pendidikan. Keluarga korban berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi almarhum.

Hingga saat ini, pihak keluarga bersama tim LBH Solo Justice & Peace masih terus mengawal perkembangan kasus tersebut.

Jurnalis: Hendri S
© Copyright 2022 - LIPUTANKHUSUS.ID