LIPUTAN KHUSUS BOYOLALI – Sebuah toko kelontong di Tegalsari RT 01 RW 04, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, dilalap si jago merah pada Kamis (2/7/2026) malam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut meski kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 23.57 WIB. Pemilik toko, Langgeng Sugito, mengaku tengah beristirahat di rumah saat mendapat telepon dari Ketua RT yang mengabarkan tokonya terbakar. Setelah memastikan informasi tersebut, ia langsung meminta anaknya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, menjelaskan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 00.00 WIB. Tim pemadam segera diberangkatkan dan tiba di lokasi hanya empat menit kemudian untuk melakukan upaya pemadaman.
"Petugas melakukan pemadaman hingga sekitar pukul 02.05 WIB. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih dua jam," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, titik api diduga berasal dari ruang tengah toko yang terdapat dua unit kulkas serta sekitar 100 tabung gas LPG. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Beruntung, ratusan tabung gas LPG yang berada di dalam bangunan tidak mengalami kebocoran sehingga tidak memicu ledakan yang dapat memperparah situasi.
Akibat kebakaran tersebut, bangunan toko beserta berbagai barang dagangan mengalami kerusakan cukup parah. Pemilik memperkirakan total kerugian sementara mencapai sekitar Rp200 juta.
Damkar Satpol PP Boyolali mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik yang masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran bangunan.
Jurnalis Hendri S

Social Header