LIPUTAN KHUSUS BOYOLALI – Tiga pekerja kandang ayam di Kabupaten Boyolali nyaris kehilangan nyawa setelah diduga mengalami keracunan gas dari sisa pembakaran briket arang di dalam kamar tempat mereka beristirahat. Peristiwa tersebut terjadi di area kandang ayam Dukuh Karangboyo, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari, Selasa (9/6/2026).
Ketiga korban diketahui bernama Agung Sarwoto (36), warga Desa Senden, Kecamatan Selo, serta Andri Sawi Dianto (25) dan Tri Lestanto (35), warga Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari.
Peristiwa menghebohkan itu terungkap sekitar pukul 12.07 WIB saat dua rekan kerja korban datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan rutin. Saat tiba di kandang ayam, mereka mendapati pintu gerbang dalam keadaan tertutup dan tidak ada respons ketika para pekerja dipanggil.
Merasa curiga, kedua saksi kemudian masuk ke area kandang dan memeriksa kamar tempat para pekerja beristirahat. Saat pintu kamar dibuka, mereka terkejut menemukan ketiga korban tergeletak tak sadarkan diri dengan kondisi mulut berbusa.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pemilik kandang dan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Ampel bersama tim medis kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kapolsek Ampel Iptu Edhy Nugroho menjelaskan bahwa ketiga korban langsung dibawa ke Puskesmas Tengaran, Kabupaten Semarang, untuk mendapatkan penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Pandan Arang Boyolali.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga para korban mengalami keracunan gas yang berasal dari sisa pembakaran briket arang yang digunakan di dalam kamar. Kondisi ruangan yang tertutup diduga menyebabkan gas berbahaya terperangkap dan terhirup oleh para korban saat beristirahat.
Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Polisi juga telah berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik guna mendalami kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan ketiganya kehilangan kesadaran.
Kabar baiknya, setelah menjalani perawatan intensif, kondisi ketiga pekerja dilaporkan terus menunjukkan perkembangan positif. Mereka masih menjalani observasi dan perawatan medis untuk memastikan proses pemulihan berlangsung optimal.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan briket arang maupun sumber pembakaran lainnya di ruang tertutup. Kurangnya sirkulasi udara dapat memicu penumpukan gas beracun yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
Jurnalis Hendri S

Social Header