LIPUTAN KHUSUS SOLO — Pemerintah Kota Surakarta menegaskan bahwa pemasangan baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang terpasang di sejumlah titik strategis di Kota Solo tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta, Budi Murtono, menyusul munculnya berbagai tanggapan dan pertanyaan dari masyarakat terkait keberadaan baliho ucapan selamat ulang tahun tersebut.
Menurut Budi, baliho memang dipasang pada beberapa titik reklame milik Pemerintah Kota Surakarta yang berada di bawah pengelolaan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo). Namun demikian, penggunaan fasilitas tersebut tidak serta-merta mengakibatkan pengeluaran anggaran daerah.
Ia menjelaskan bahwa media reklame milik pemerintah daerah dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan publikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat tanpa harus melalui mekanisme sewa maupun pengadaan baru yang membutuhkan alokasi dana khusus.
“Pemanfaatan fasilitas yang sudah dimiliki pemerintah berbeda dengan pengadaan media promosi yang memerlukan anggaran tersendiri,” ujarnya.
Meski demikian, hingga saat ini Pemerintah Kota Surakarta masih melakukan penelusuran terkait pihak yang menginisiasi pemasangan baliho tersebut. Budi mengaku belum menerima laporan lengkap mengenai proses maupun latar belakang pemasangan ucapan ulang tahun tersebut.
Menurutnya, perangkat daerah yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan reklame dan publikasi masih mengumpulkan informasi sehingga belum dapat memberikan penjelasan secara rinci kepada publik.
Pemerintah Kota Surakarta memastikan akan mengumpulkan seluruh data dan informasi yang diperlukan agar polemik terkait pemasangan baliho tersebut dapat dijelaskan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas penggunaan fasilitas publik sekaligus memberikan kejelasan atas berbagai pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Keberadaan baliho ucapan ulang tahun untuk Joko Widodo di sejumlah titik Kota Solo sebelumnya menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai sumber pembiayaan maupun pihak yang bertanggung jawab atas pemasangannya. Pemerintah Kota Surakarta berharap proses penelusuran yang sedang dilakukan dapat memberikan jawaban yang jelas sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Jurnalis Hendri S

Social Header