Breaking News

Malam Mencekam di Boyolali! Konvoi Diduga Libatkan Oknum Perguruan Silat Berujung Kerusuhan, Warga Terluka dan Motor Dibakar


LIPUTAN KHUSUS BOYOLALI – Suasana malam yang seharusnya tenang berubah menjadi mencekam setelah aksi anarkis yang diduga melibatkan rombongan konvoi salah satu perguruan silat memicu kerusuhan di sejumlah wilayah Kabupaten Boyolali, Senin (29/6/2026) dini hari.

Berdasarkan laporan warga, insiden terjadi hampir bersamaan di tiga kecamatan, yakni Banyudono, Sambi, dan Teras. Kerusuhan tersebut mengakibatkan seorang warga dilaporkan mengalami luka bacok, satu unit sepeda motor terbakar, serta sejumlah rumah dan bengkel warga mengalami kerusakan akibat lemparan batu.

Situasi sebenarnya telah diantisipasi aparat sejak Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 24.00 WIB. Personel gabungan dari Kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan melakukan penyekatan di depan Pos Polisi Exit Tol Banyudono guna menghalau rombongan konvoi berknalpot brong yang hendak memasuki wilayah Boyolali dari arah barat.

Di tengah proses penyekatan, dua orang yang diduga merupakan anggota salah satu perguruan silat mendatangi petugas dalam kondisi panik. Keduanya meminta pertolongan setelah mengaku menjadi korban penyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal.

«"Satu orang mengalami luka bacok di bagian punggung. Temannya mengatakan masih ada satu rekannya yang tertinggal di belakang dan motornya dibakar massa," ujar Slamet, warga Banyudono yang mengaku menyaksikan kejadian tersebut.»

Selain menimbulkan korban luka, aksi tersebut juga membuat warga sekitar ketakutan. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat lemparan batu yang diduga dilakukan saat kericuhan berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian, mengidentifikasi para pelaku, serta mengumpulkan barang bukti. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aksi konvoi yang berujung kekerasan tidak hanya mengancam keselamatan para pelaku, tetapi juga meresahkan masyarakat dan mengganggu keamanan lingkungan.


Jurnalis Hendri S
© Copyright 2022 - LIPUTANKHUSUS.ID