LIPUTAN KHUSUS BOYOLALI – Aksi pencurian menyasar Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 04 di Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Sejumlah peralatan dapur hingga perangkat pendukung operasional dilaporkan hilang dengan total kerugian mencapai Rp21,15 juta.
Peristiwa tersebut terjadi di SPPG 04 yang berlokasi di Dukuh Kebon Tutup, RT 21 RW 03, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono. Kasus ini kini tengah ditangani jajaran Polsek Banyudono.
Kapolsek Banyudono AKP Tri Mulyono menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Saat itu seorang pekerja datang untuk melakukan pengecekan rutin dan mendapati kondisi pintu dapur telah terbuka.
Lebih mencurigakan lagi, gembok yang sebelumnya terpasang di pintu sudah tidak berada di tempat. Ketika masuk ke dalam bangunan, saksi mendapati sejumlah peralatan penting yang biasa digunakan untuk operasional dapur MBG telah hilang.
“Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan SPPG dan diteruskan ke Polsek Banyudono,” ujar AKP Tri Mulyono, Kamis (25/6/2026).
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan berbagai petunjuk guna mengungkap pelaku.
Dari hasil pendataan sementara, barang-barang yang hilang meliputi satu mesin pengupas wortel, 10 nampan stainless, lima set pisau stainless, satu unit blender/cooper, satu alat pencuci mobil, satu unit DVR CCTV, dan satu unit monitor CCTV.
Hilangnya DVR dan monitor CCTV diduga menjadi upaya pelaku untuk menghilangkan jejak aksinya. Namun demikian, polisi masih terus mendalami kemungkinan tersebut.
“Masih dalam penyelidikan. Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dan petunjuk di lapangan untuk mengungkap pelaku,” tegas AKP Tri Mulyono.
Kasus pencurian ini menjadi perhatian karena menyasar fasilitas yang mendukung program pemenuhan gizi bagi masyarakat. Polisi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas dan segera melapor apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.
Hingga saat ini, pelaku masih dalam pengejaran dan kepolisian berharap kasus tersebut segera terungkap.
Jurnalis Hendri S

Social Header