LIPUTAN KHUSUS BOYOLALI --- Sebuah insiden kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Jalan Senting, Desa Sambi, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Kamis (14/5/2026) malam. Sebuah mobil milik warga Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, terperosok ke jurang sedalam kurang lebih empat meter diduga akibat mengikuti petunjuk arah aplikasi navigasi digital yang mengalami kesalahan jalur.
Kendaraan tersebut dikemudikan Hari Eko yang saat itu baru pulang bersama rombongan usai berwisata dari kawasan Waduk Cengklik. Perjalanan yang semula berjalan normal berubah menjadi insiden menegangkan ketika mobil melintas di jalur minim penerangan di wilayah Senting.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pengemudi diduga mengikuti arahan aplikasi peta digital yang menunjukkan jalur kurang tepat. Saat melintasi tikungan dan area gelap, kendaraan justru bergerak mendekati bibir jurang hingga akhirnya terperosok ke bawah.
Kejadian itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berupaya memberikan pertolongan awal sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran dan relawan.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB. Regu 01 Damkar Boyolali langsung diterjunkan menuju lokasi guna melakukan proses evakuasi kendaraan.
“Medan cukup sulit karena posisi kendaraan berada di area miring dan minim penerangan. Petugas harus menggunakan peralatan khusus agar proses penarikan mobil dapat dilakukan secara aman,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hampir dua jam. Petugas bersama warga berjibaku menarik kendaraan secara perlahan dari dasar jurang untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.
Sekitar pukul 22.03 WIB, mobil akhirnya berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun pengemudi dilaporkan mengalami syok akibat insiden tersebut serta mengalami kerugian materi karena kerusakan pada bagian kendaraan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi digital, terutama saat melintasi jalur asing pada malam hari. Pengendara diimbau tetap memperhatikan kondisi medan, rambu lalu lintas, serta memastikan keamanan jalur sebelum melanjutkan perjalanan.
Jurnalis Hendri S

Social Header