Breaking News

Pelajar di Karanganyar Ditemukan Meninggal, Diduga Tertekan Beban Sekolah dan PKL


LIPUTAN KHUSUS KARANGANYAR
Duka menyelimuti warga Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, dan juga seorang pelajar di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar berinisial RAA (16) ditemukan meninggal dunia pada Senin (6/4/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban yang merupakan warga Perumahan Anugrah Abadi diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang baru saja pulang mengantar adik korban ke sekolah.

Kepala Desa Karangmojo, Sri Hardiyanto, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya diduga mengalami tekanan terkait aktivitas sekolah dan praktik kerja lapangan (PKL) yang dijalaninya.

“Sebelumnya korban sempat meminta izin kepada orang tuanya untuk pindah sekolah sekaligus berpindah tempat PKL karena merasa tidak mampu menjalaninya,” ujar Sri Hardiyanto. 

Namun, permintaan tersebut tidak dikabulkan. Orang tua korban berharap anaknya tetap melanjutkan pendidikan mengingat masa sekolah dan PKL yang tinggal beberapa bulan lagi.
Usai percakapan itu, suasana rumah sempat kembali normal. Namun, tak lama kemudian, peristiwa memilukan itu terjadi.

Saat orang tua korban kembali ke rumah, korban sudah ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan kain sarung yang diikatkan pada ventilasi di atas pintu kamar.

Upaya penyelamatan sempat dilakukan. Korban segera diturunkan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat dalam kondisi tubuh masih hangat.

“Sudah sempat diberikan pertolongan, tetapi setibanya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Peristiwa ini pun mengundang keprihatinan warga sekitar. Aparat desa mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis anak, khususnya yang tengah menghadapi tekanan pendidikan maupun lingkungan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa beban mental pada remaja tidak boleh dianggap sepele. Peran keluarga dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk memberikan dukungan, ruang komunikasi, serta pendampingan agar kejadian serupa tidak terulang.

Jurnalis : Hendri S
© Copyright 2022 - LIPUTANKHUSUS.ID