Sawahlunto, Senin (2/3/2026) — Tim media Sawahlunto melakukan kunjungan silaturahmi ke Rutan Kelas IIB Sawahlunto dan bertemu langsung dengan Kepala Rutan, Mustofa, yang baru sekitar dua bulan bertugas di Kota Arang tersebut.
Sebelumnya, Mustofa berdinas di wilayah Kalimantan. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, ia mengaku terkesan dengan kondisi Kota Sawahlunto yang dinilainya relatif aman dan kondusif.
Menurut Mustofa, dari total warga binaan yang saat ini menghuni Rutan Kelas IIB Sawahlunto, sebanyak 82 orang warga binaan 19 orang warga Sawahlunto selebihnya merupakan warga binaan yang berasal dari luar daerah. Data tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa tingkat kriminalitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal tergolong rendah.
“Kalau dilihat dari data yang ada, sebagian besar warga binaan di sini merupakan kiriman atau pindahan dari luar daerah. Artinya, tingkat kejahatan oleh warga Sawahlunto sendiri tergolong cukup baik dan terkendali,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Mustofa juga menyampaikan pesan kepada insan pers dan seluruh masyarakat Sawahlunto agar senantiasa menjauhi permasalahan hukum. Ia menegaskan bahwa konsekuensi dari persoalan hukum tidak hanya berdampak pada individu yang bersangkutan, tetapi juga terhadap keluarga yang ditinggalkan.
“Banyak kerugian yang ditimbulkan ketika seseorang berhadapan dengan hukum. Setelah masuk penjara, bukan berarti masalah selesai. Justru sering kali muncul persoalan baru, terutama bagi keluarga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keluarga narapidana kerap menghadapi tekanan sosial di lingkungan masyarakat. Anak-anak dan anggota keluarga lainnya dapat merasakan dampak sosial yang cukup berat akibat stigma yang muncul.
Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pihak Rutan dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang edukatif, serta membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Sawahlunto.(Suherman)

Social Header