SRAGEN – Berbagai tanggapan warga setelah : pelantikan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Sragen pekan lalu, memantik respon positif dari berbagai tokoh daerah. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, menilai komposisi pejabat baru yang dipilih Bupati merupakan figur-figur yang sudah "makan asam garam" di bidangnya masing-masing.
Mantan Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, memberikan testimoni positif terhadap empat nama yang baru saja dilantik. Menurutnya, aspek profesionalisme menjadi warna utama dalam pemilihan kali ini.
Dari Sektor Kesehatan, Penunjukan dr. Iin Dwi Yuliarti sebagai Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro dinilai tepat karena rekam jejaknya yang komplet, mulai dari Puskesmas hingga kantor perlindungan perempuan dan KB.
Lantas Investasi dan Infrastruktur, Tatag menyebut Erwan Aditya Suddin sudah sangat berpengalaman di internal DPMPTSP, sementara Mursid Joko Wiranto dikenal sebagai sosok yang bekerja lurus tanpa "neko-neko" di Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
Lalu ada Kejutan di Pendidikan, Sosok Purwanti di kursi Kepala Disdikbud menjadi sorotan karena membuktikan bahwa kepala sekolah dan guru pun punya peluang besar memimpin dinas. Tidak melulu harus berkarir "di belakang meja".
"Kalau sudah duduk, jangan lupa berdiri. Sebagai top manager, visi koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi harus dijalankan," pesan Tatag kepada para pejabat baru.
Nada optimis namun waspada juga datang dari mantan Caleg DPRD Sragen, Rahmat Samsono. Dia meminta publik memberikan ruang bagi para pejabat baru untuk membuktikan kapasitasnya dalam waktu dekat.
Rahmat menekankan agar masyarakat melihat konsep konkret dari para pejabat dalam 100 hari pertama kerja. Keempat pejabat baru dituntut menunjukkan bahwa penunjukan mereka benar-benar membawa manfaat nyata bagi kemaslahatan masyarakat Sragen.
Jurnalis Wahono

Social Header